Kisah Nabi Ibrahim Alaihi Salam

KISAH NABI IBRAHIM ALAIHI SALAM.

Utusan Allah berikutnya adalah Nabi Ibrahim. Ibrahim masih keturunan Nabi Nuh. Di perkirakan Ibrahim adalah keturunan ke delapan atau ke sembilan dari Nuh alihi salam. Ibrahim lahir di sebuah tempat yang bernama Faddam A`ram wilayah yang masuk kedalam kerajaan Babilonia. Kerajaan Babilonia waktu itu di perintah oleh raja yang bengis dan kejam serta memiliki kekuasaan absolut. Raja tersebut bernama Namrud. Namrud semakin Sombong dengan mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu Tuhan.

Suatu malam, beberapa tahun  sebelum Nabi Ibrahim Terlahir, namrud bermimpi dalam mimpinya ada seorang anak lelaki masuk kamarnya, lalu merebut mahkota raja  dan menghancurkannya. Namrud merasa ketakutan dengan mimpi tersebut, Lalu dia mengumpulkan  tukang ramal dari seluruh penjuru negeri, lalu kepada para peramal tersebut Namrud menceritakan mimpinya. Para peramal sepakat bahwa kelak akan ada seseorang laki-laki yang akan merebut kekuasaan Namrud.

Mendengar prediksi dan ramalan dari para peramal ini Namrud semakin ketakutan dan murka, dia kehilangan akal sehatnya. Namrud memerintahkan kepada seluruh bala tentaranya , bahwa semua bayi laki-laki yang baru lahir harus di bunuh.

Maka menyebarlah seluruh tentara namrud ke seluruh pelosok negeri dan mencari bayi-bayi laki-laki yang baru lahir. Semua bayi yang baru lahir di bunuh dengan kejam dan tanpa pri kemanusiaan. Sementara orang tua yang berusaha menyelamatkan bayinya juga tidak luput dari kekejaman tentara Namrud. Demikianlah kisah awal dari hadirnya utusan Allah SWT yang bernama Ibrahim alaihi salam.