Kisah Nabi Adam Alaihi Salam

  1. Kisah Nabi Adam Alaihi salam

Jauh sebelum Nabi adam di ciptakan terlebih dahulu Allah menciptakan langit dan bumi, bintang bulan dan matahari. Di Bumi Allah Menghamparkan tanah, meninggikan gunung-gunung, menciptakan sungai dan laut serta binatang-binatang ternak dan tanaman. Proses terjadinya alam semesta ini memerlukan waktu 6 hari (dalam catatan waktu langit) mungkin dalam hitungan manusia itu bisa 6 milyar tahun. Sebetulnya dengan kekuasaan Allah tidak memerlukan waktu dan proses Jika Allah menghendaki maka Dia akan berfirman “Kun Fayakuun” Jadi maka jadilah apa yang Dia (Allah) kehendaki.

Di langit Allah menciptakan Mahluk yang bernama Malaikat dan Jin. Kedua mahluk ini di ciptakan dari bahan yang berbeda Malaikat di ciptakan dari Cahaya sementara Jin di ciptakan dari Api. Pada perkembangan selanjutnya Mahluk yang bernama Jin melakukan pembangkangan kepada Allah. Jin yang membangkang ini di Sebut Syetan dan pemimpinya di sebut Iblis. Pembangkangan ini di mulai saat Allah menciptakan Mahluk langit lainnya yang bernama Manusia.

Penciptaan Adam

Pada saat Allah berfirman kepada malaikat “ Aku akan menciptakan manusia sebagai penjaga bumi” Malaikat bertanya kepada Allah “ Mengapa Engkau hendak menciptakan manusia di muka bumi, padahal mereka itu akan menjadikan bumi menjadi rusak dan hancur, mereka akan saling membunuh sesamanya, Sementara kami para malaikat senantiasa patuh dan selalu mengagungkan nama-MU?” Lalu Allah berfirman “ Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui” Para malaikat tertunduk dan bersujud mendengar firman Allah tersebut.

Demikianlah Allah kemudian menciptakan Manusia dari tanah Liat dan lumpur berwarna hitam. Setelah terbentuk sempurna lalu Allah meniupkan roh kedalam jasad manusia tersebut . Manusia tersebut lalu hidup dan mampu berdiri dengan tegak. Manusia tersebut di beri nama Adam. Lalu Allah memerintahkan malaikat dan Jin untuk bersujud kepada Adam. Malaikat dan Jin pun bersujud kecuali sebagian bangsa Jin. Dalam alquran Bangsa Jin yang tidak mau bersujud menuruti perintah Allah ini di sebut dengan nama Iblis. Iblis yang sombong dan angkuh ini tidak mau memenuhi perintah Allah untuk bersujud kepada Adam.

“ Aku lebih baik dari Adam, Aku di ciptakan dari api sedangkan Adam hanya dari tanah liat”  Kata iblis menyombongkan diri. Iblis tidak tahu bahwa hanya Allahlah yang lebih sempurna Api atau tanah. Lalu Allah berfirman “ Keluarlah engkau dari sorgaku, Sungguh engkau tidak layak tinggal di sini, dan terkutuklah engkau untuk selamanya”. Wahai Tuhan, Engkau telah mengutukku dan mengusirku dari surga, Gara-gara manusia yang bernama Adam yang engkau ciptakan, Oleh karena Perkenankan Aku memiliki umur yang abadi sampai hari kiamat kelak, Agar aku bisa menjerumuskan manusia dari jalanMU”

Permohonan Iblis di kabulkan, Iblis akan memiliki umur yang sangat panjang yaitu sampai datangnya hari kiamat dan sepanjang itu pula iblis akan menggoda dengan berbagai cara agar manusia berpaling dari Allah. Namun Allah memberikan akal, pikiran dan ilmu pengetahuan yang berkembang secara bertahap kepada Adam dan keturunannya agar mampu melepaskan diri dari bujuk rayu Iblis dan keturunannya. Allah berfirman “ Dengan akal tersebut aku bimbing mereka dengan petunjuk (Ilmu agama) Aku tuntun mereka ke jalan yang benar, Dengan akal tersebut manusia akan dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah”

Mendengar Firman Allah ini Iblis semakin membenci Adam. Lalu dia mendekati Adam dan mencermati seluruh tubuh adam, Iblis mencari kelemahan Adam, dan iblispun menemukannya. Iblis menemukan Hawa nafsu yang di miliki adam. Hawa nafsu inilah yang akan di gunakan iblis untuk menggiring adam dan keturunannya menjauh dari petunjuk dan jalan Allah.

Allah memberikan ilmu dasar berupa sedikit pengetahuan kepada Adam. Lalu Allah meminta menyebutkan beberapa benda yang sudah bisa di lihat Adam lalu dengan lancar menyebutkan satu persatu nama benda yang dilihatnya. Sebelumnya Allah meminta malaikat dan bangsa Jin untuk menyebutkan benda-benda yang mereka bisa lihat akan tetapi tidak ada satupun malaikat dan jin yang bisa menyebutkan nama-nama benda tersebut. “ Maha sucilah Engkau Ya Allah, Tidak ada yang bisa kami ketahui selain yang telah Engkau ajarkan kepada kami” kata malaikat dengan penuh takzim dan hormat. Malaikatpun semakin menghormati mahluk yang bernama Adam ini. Allah berfirman” Bukankah sudah aku katakan, Aku lebih mengetahu apa yang ada di langit dan bumi, Aku lebih mengetahui apa yang tidak kalian ketahui”

Allah memberikan tempat untuk Adam sebuah tempat yang begitu indah, segala kebutuhan dan segala keinginan Adam terpenuhi.

Penciptaan Hawa

Naluri adam sebagai manusia muncul, dia merasa bosan dan kesepian jalan-jalan dan menikmati segala sesuatu dengan kesendirian. Allah mengetahui apa yang dirasakan adam. Pada saat Adam tertidur Allah mengambil satu tulang rusuk Adam dan menjadikannya sebagi manusia (Hawa) dari jenis yang berbeda (perempuan). Saat terbangun Adam kaget karena didapatinya mahkluk lain di sebelahnya. “ Siapakah engkau ?” Tanya Adam kepada Hawa. “ Aku adalah hawa, Aku di ciptakan untuk menemanimu”. Lalu adampun bersyukur  kepada Allah karena telah menciptakan mahluk perempuan untuk menemaninya.

Sejak saat itulah Mereka menjadi suami istri yang sah dan hidup dengan bahagia. Mereka berdua boleh melakukan apa saja yang mereka kehendaki, mereka boleh meminum dan memakan apa saja yang mereka mau kecuali satu hal. Allah melarang Hawa untuk memakan buah yang bernama Khuldi.