Kisah Ketaatan Nabi Ayub Kepada Allah SWT.

Nabi Ayub adalah keturunan nabi Ibrahim, Berikut urutan atau silsilah nabi Ayub sampai Nabi Ibrahim. Ayub Putra Ish, Putra ishak Putra Ibrahim. Nabi ayub adalah seorang yang memiliki kekayaan yang melimpah. Ayub memiliki banyak istri dan anak Ia hidup bahagia bersama keluarganya. Namun harta dan kebahagian nabi Ayub tidak melupakan nya untuk selalu beribadah kepada Allah.

COBAAN YANG SILIH BERGANTI

Sejatinya apa yang di berikan Alloh kepada Ayub adalah sebuah ujian hidup. Ayub tetap mengingat  Allah saat ujian berupa kesenangan dan kebahagian diberikan kepadanya. Namun Ujian tidak berhenti sampai kesenangan dan kebahagian yang di berikan kepada Nabi Ayub. Alloh akan menguji Nabi Ayub dengan ujian yang mungkin tidak pernah dia bayangkan. 

Iblis berkata kepada Alloh “Wahai Tuhan, Ayub taat beribadah kepadamu hanya karena dia takut kehilangan harta kekayaan yang engkau berikan kepadanya. Andaikan Dia di beri musibah dengan kepedihan belum tentu dia akan tetap taat kepada mu Ya Alloh”

Kisah Lainnya: Kisah nabi Ibrahim

Allah Berfirman “ Wahai Iblis Ayub adalah Makhluk yang benar-benar sholeh. Apa yang dia lakukan untuk ku berupa ketaatan kepadaku semata-mata itu adalah dari keimanan dia kepadaku. Dia tidak seperti yang kalian tuduh. Ayub tahu siapa yang memberi dia kekayaan dan kebahagian. Ayub juga mengerti sewaktu-waktu harta dan kebahagiaan nya bisa aku cabut. Hatinya tidak akan berpaling dariku hanya karena ada perubahan duniawi. Kalianlah wahai Iblis yang tidak suka melihat hambaku berjalan di jalan yang lurus dan benar. Untuk menguji kesetiaan Ayub kepada ku Ku ijinkan Kamu dan seluruh tentaramu mengganggu dan menggoda Ayub”

Demikianlah Iblis di Izinkan Oleh Alloh untuk menggoda Nabi ayub dengan berbagai cara yang iblis bisa. Ujian pertama adalah Iblis membinasakan seluruh ternak yang di miliki Ayub. Tadinya Iblis mengira Ayub akan berkeluh kesah dengan kehilangan semua ternaknya. Namun Ayub tetap berbaik sangka kepada Allah “Ini semua adalah milik Mu Ya Allah Engkau bisa memberiku dan bisa juga mengambilnya aku ikhlas karena semua ini adalah milikmu”

Kisah menarik lainnya: Kisah Nabi Hud AS

Tidak berhenti sampai di situ Iblis membunuh semua anak-anak nabi Ayub Dengan merubuhkan bangunan dimana anak-anak nabi ayub tertidur. Iblis tau Ayub sangat sayang sama anak-anaknya. Iblis mengira dengan kejadian tersebut Ayub akan goyah hatinya dan akan berkeluh kesah kepada Alloh. Namun mereka salah, Ayub tetap Ikhlas dan pasrah kepada Alloh dengan segala ujian yang di berikan Alloh kepadanya. Sebagai manusia Ayub sedih dan menangis melihat anaknyanya meninggal semua, namun jiwa dan keimanan nya tetap menghadap Alloh subhanahu wataalla.

Melihat Nabi Ayub yang tetap tabah dan pasrah kepada Allah Iblispun tidak putus asa. Dia menebarkan penyakit berupa virus dan bakteri ke tubuh Nabi Ayub sehingga tubuh Nabi Ayub menjadi penuh luka dan borok, Sehingga aroma Tubuh nabi ayub menjadi tidak sedap karena borok di sekujur tubuhnya. Boroknya sampai berulat atau belatung. Semua orang terdekatnya pergi meninggalkannya saudara tetangga dan istrinya tidak ada yang mau dekat-dekat ke Nabi Ayub kecuali satu istrinya yang bernama Rahmah.

Karena tidak mau tertular dengan penyakit Nabi Ayub penduduk desa sepakat untuk mengusir Ayub dan rahmah dari desa. Ayub dan rahmah mendiami tempat di ujung desa di dekat tempat pembuangan sampah. Namun orang-orang yang berada di tempat sampah juga tidak mau wilayahnya di tempati Ayub. Lalu ayub dan Rahmah pun pergi menuju tempat yang jauh dari manusia.